Mahasantri Ponpesma Unisla, Tetap Produktif di Tengah Pandemi



Mahasantri Pondok pesantren mahasiswa (Ponpesma) Universitas Islam Lamongan (Unisla) angkatan XXII mengejawantahkan peribahasa dalam bentuk karya tulis berupa sebuah buku.

Peribahasa dari bahasa latin yang diejawantahkan adalah, Verba Volant, Scripta Manent (lisan bisa hilang, sementara tulisan abadi).

“Judulnya sederhana, “Denting Pena di Lorong Ponpesma,” kata Khairul Anam, salah satu pembina karya tulis mahasantri di kantor Ponpesma, Kamis, (26/8/2020).

Ia menuturkan, buku dengan 160 halaman tersebut merupakan hasil dari pelatihan jurnalistik yang sebelumnya telah dilakukan.

“Dalam buku ini, mahasantri mengungkapkan pengalaman – pengalamannya selama menjadi santri di Ponpesma,” tuturnya.

Seperti dalam tulisan Wahyu Anika Putri, pada halaman 36-40, yang menceritakan bagaimana tradisi bersholawat dan pembacaan Qasidah yang rutin dibaca setiap Senin malam dan Kamis malam dijadikan media untuk mengungkapkan rasa cinta dan rasa rindu kepada Nabi Muhammad SAW.

“Semoga ke depan, produktivitas mahasantri ponpesma Unisla terus bertambah,” ujarnya. (*)

Pewarta: Ja’far Shodiq


Comments are closed.