Kirim Relawan, Bentuk Nyata Unisla Dukung Kepatuhan Pajak



Untuk meningkatkan kepatuhan Wajib Pajak (WP), Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Lamongan bekerjasama Universitas Islam Lamongan (Unisla) dengan membentuk relawan Sadar Pajak.

“Unisla mengirimkan tujuh Relawan Sadar Pajak untuk membantu suksesnya kegiatan pelaporan SPT Tahunan,” kata Kusuma Wijaya, satu di antara relawan Sadar Pajak dari Unisla, di kantor Litbang Pemas Unisla, Senin, (17/02/2020).

Langkah blusukan KPP Pratama Lamongan ke instansi-instansi pemerintah, Perguruan Tinggi (PT) maupun lembaga yang berada di wilayah Kabupaten Lamongan dengan membentuk relawan Sadar Pajak ini tak lepas dari dari target dari Direktorat Jenderal Pajak (DJP).

Untuk diketahui, DJP menargetkan jumlah pelapor Surat Pemberitahuan Tahunan (SPT) mencapai 85 persen dari total WP atau tax compliance individu dan badan yang harus lapor Surat Pemberitahuan Tahunan (SPT) sebanyak 18,3 juta.

Artinya, jumlah pelapor SPT ditargetkan mencapai 15,55 juta WP. Adapun batas waktu pelaporan untuk SPT tahunan badan yaitu pada 30 April 2020.

Untuk mencapai target itu, salah satu cara yang ditempuh oleh Dirjen Pajak adalah dengan meningkatkan kepatuhan bagi para WP. Kepatuhan WP menjadi aspek penting yang harus diperhatikan, mengingat Indonesia saat ini menganut sistem perpajakan SelfAssessment.

Kusuma menuturkan sosialisasi pertama yang dilaksanakan adalah di kantor Polres Lamongan yang dilaksanakan selama dua hari dan diikuti oleh seluruh jajaran anggota Polri di wilayah Kabupaten Lamongan.

“Ini salah satu aksi nyata dari civitas Unisla untuk berpartisipasi meningkatkan kesadaran masyarakat untuk taat pajak,” ucapnya.

Ia berharap langkahnya bersama beberapa dosen Unisla bisa ditiru oleh para dosen dan karyawan yang lain, sekalipun tidak berafiliasi langsung ke KPP Pratama Lamongan. (*)


Comments are closed.