Himaprodi Peternakan Unisla Perkuat Ketahanan Pangan Nasional



Himpunan Mahasiswa Program Studi (Himaprodi) Peternakan Universitas Islam Lamongan (Unisla) memberikan pelatihan pembuatan pakan melalui teknologi silase, fermentasi dan amoniasi ke warga Desa Randegan, Kecamatan Dawarblandong, Kabupaten Mojokerto.

“Kegiatan ini dilatarbelakangi karena kurang pengetahuan masyarakat Desa Randegan mengenai manfaat dari limbah pertanian yang dihasilkan,” ujar kata Ketua kelompok, Ihya Ulumuddin, di sela-sela acara di Balai Desa Randegan, Kecamatan Dawarblandong, Kabupaten Mojokerto, Sabtu, (31/10/2020).

Lebih lanjut Ihya menguraikan, dengan adanya sentuhan teknologi yang telah ada limbah pertanian dapat memberikan beberapa manfaat diantaranya sebagai pakan ternak.

“Tim PHP2D juga memberikan fasilitas agar memudahkan peternak mempraktekan, seperti mesin choper, terpal, cangkul, tong fermentasi, dan lain sebagainya,” ucapnya.

Dari hasil pelatihan ini, dikatakan Ihya, peternak nantinya bisa mempraktikkan di rumah masing-masing tanpa harus membeli peralatan di toko.

“Hasil kegiatan ini akan terus kami pantau, agar hasil dari pelatihan ini benar-benar bisa dipraktekan dan menebar manfaat bagi peternak,” kata Ihya.

Ihya membeberkan, dengan teknologi ini peternak dapat mengawetkan dan juga menambah kandungan nutrisi bahan pakan tersebut.

Ihya berharap, peternak di Desa Randegan tidak lagi khawatir kesulitan mendapatkan hijauan pakan ternak saat musim kemarau. Sebab, peternak telah dibekali ilmu dan juga fasilitas penunjang pembuatan pakan fermentasi, silase dan amoniasi.

“Harapan kedepannya peternak berani menambah jumlah populasi ternak mereka sebagai langkah awal untuk memperkuat ketahanan pangan nasional,” tuturnya.

Untuk sekadar diketahui, kegiatan dengan tema “Pemanfaatan Limbah Pertanian Sebagai Pakan Alternatif Ternak Ruminansia” ini masih dalam lingkup Program Holistik Pembinaan dan Pemberdayaan Desa (PHP2D) 2020 yang ditugaskan oleh Dirjen Pendidikan Tinggi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia.

“Ini merupakan kegiatan ketiga kalinya dari beberapa rentetan kegiatan yang telah dilaksanakan yaitu sosialisasi dan seminar budidaya ternak ruminansia dan kesehatan ternak,” kata Ihya.


Comments are closed.