Mahasiswa | Staff | Alumni

Bentuk Gugus Tugas, Unisla Lakukan Penyemprotan Disinfektan hingga Istighosah



Universitas Islam Lamongan (Unisla) terus berupaya melakukan berbagai cara untuk pencegahan penyebaran virus corona atau Corona Virus Disease (CoVid-19).

Kampus hijau di Jalan Veteran, Kota Lamongan ini, membentuk gugus tugas yang dipimpin Dr Zulkifli Lubis, Wakil Rektor I, melakukan penyemprotan cairan disinfektan, hingga menggelar istighosah.

“Kami melakukan penyemprotan disinfektan di seluruh ruang-ruang yang ada di Unisla,” ucap Bambang Eko Muljono, Rektor Unisla, Jumat, (20/3/2020).

Pantauan di lapangan, petugas melakukan penyemprotan di sejumlah fasilitas yang ada di Unisla. “Baik di Pondok Pesantren Mahasiswa, ruang kelas, ruang-ruang kantor, dengan bahan yang kita buat sendiri,” katanya

Ia pun menegaskan, standar operasional prosedur (SOP) di yang diterapkan oleh gugus tugas Unisla disesuaikan dengan protokoler dari Organisasi Kesehatan Dunia atau World Health Organization (WHO).  

“Memang masih ada mahasiswa yang bimbingan, praktikum. Kita siapkan juga dua mobil ambulans. Semoga tidak ada di Unisla,” ujarnya.

Bahkan Bambang menegaskan, civitas Unisla tak hanya melakukan kerja-kerja teknis sebagai langkah pencegahan virus Corona. Namun, juga melakukan jalan batiniah.

“Kalau di tempat lain, hanya satgas itu hanya dohir, kita juga batin, ada istiqhosah yang kita lakukan, meski hanya sedikit orang. Istiqhosah khusus, tidak kumpul bersama-sama,” tutur Bambang menambahkan.

Sementara itu, Zulkifli Lubis menegaskan, Unisla memang menjalankan protokol WHO dan instruksi pemerintah. “Tapi tidak meninggalkan hal yang paling urgen adalah mendekatkan diri kepada Tuhan,” katanya.

Lebih lanjut dikatakan Zulkifli, ikhtiar secara lahir tidak akan cukup, namun harus disertai dengan olah batin untuk menghubungkan yang di dunia dengan, Tuhan sang pencipta.

“Bagaimana pun virus atau yang lain itu ciptaan gusti Alloh, yang kami yakin apapun yang kita lakukan secara lahir, tanpa ada doa-doa akan nonsense (omong kosong) semuanya,” ucap Zulkifli.

Ia menyebut, sebagai jamaah Aswaja An-Nahdliyah, semua civitas Unisla diminta untuk melakukan olah batin, sesuai dengan arahan dari kiai-kiai sepuh. “Itu kami instruksikan untuk melakukan olah batin baik di rumah atau di kampus, karena memang sudah membudaya,” tuturnya.

Lebih jauh, Zulkifli berharap virus Corona tidak sampai merembet ke Unisla atau pun ke Lamongan. “Sebaran sudah meresahkan semua pihak, semoga di Unisla dan sekitar Lamongan tidak terjadi,” katanya menambahkan. (*)


Comments are closed.