Mahasiswa | Staff | Alumni

Unisla Meraih Penghargaan ICSB Indonesia Presidential Award 2019



Untuk kesekian kalinya, Universitas Islam Lamongan (Unisla) menorehkan prestasi yang membanggakan. Kali ini Unisla menerima penghargaan dari International Council for Small Business (ICSB) Indonesia Presidential Award 2019.

Unisla menerima penghargaan tersebut untuk kategori Academicians atas dedikasi dan komitmennya dalam mendukung kemajuan Usaha Kecil Menengah di wilayah Jawa Timur.

ICSB Indonesia Presidential Award 2019 yang bertajuk “Galang UKM Indonesia menuju UKM Brilian” ini, Unisla menerima penghargaan bersama Institut Teknologi Sepuluh November (ITS) Surabaya, Universitas Ciputra dan Universitas Islam Madura, yang diserahkan langsung Bupati Lamongan, H. Fadeli kepada Rektor Unisla, H Bambang Eko Muljono di Guest House Pemkab Lamongan, Rabu, (23/10/2019) lalu.

Atas penghargaan tersebut, Bambang menyampaikan banyak terima kasih kepada semua pihak yang terkait. Penghargaan yang diterima tersebut menjadi tantangan tersendiri ke depan.

“Dari penghargaan ini menjadi penyemangat untuk lebih mengangkat dan mengembangkan produk-produk mahasiswa Unisla,” ujar Bambang saat menjadi salah satu panelis dalam kegiatan yang diselenggarakan oleh ICSB, bekerjasama dengan MarkPlus, Inc. dan didukung Dinas Koperasi dan UKM kabupaten Lamongan itu.

Lebih lanjut Ia membeberkan, di bidang kelembagaan, Unisla telah menyediakan inkubator bisnis dan di bidang kurikulum terdapat muatan kewirausahaan dalam kurikulum perkuliahan di seluruh program studi di setiap fakultas.

“Sehingga selain para mahasiswa mempunyai pengetahuan, keterampilan dan kemampuan serta jiwa kewirausahaan yang nantinya dapat memperkuat UKM baik selaku pelaku maupun sebagai pendamping pelaku UKM yang ada di Indonesia,” katanya.

Bahkan, dikatakan Bambang, Unisla akan menyiapkan mahasiswa yang memiliki prestasi akademik dan mempunyai bisnis yang menguntungkan. “Alhamdulillah kemarin para pengusaha pemula Unisla juga mendapatkan dana hibah dari dikti,” ucapnya.

Beberapa pelaku usaha pemula tersebut antara lain dalam bidang Pelet Complet Feed untuk pakan ternak, Sambal Jupe dan Mie Carica dari pepaya yang telah memperoleh hibah Rp 300-500 juta dari pemerintah.

Lebih lanjut sambung Bambang, Unisla telah menyiapkan program untuk mahasiswa kurang mampu yang telah mendapatkan beasiswa Bidikmisi. “Mereka akan kita bentuk kelompok-kelompok wirausaha yang modalnya diambilkan dari sebagian beasiswa mereka,” tuturnya.

Bambang optimis program untuk mahasiswa kurang mampu tersebut, akan menuai kesuksesan. “Mungkin ini akan menjadi satu-satunya proyek nasional, mahasiswa masuk kuliah dalam keadaan kurang mampu dari segi ekonomi, tapi setelah keluar ia menjadi mampu,” ujarnya.

Untuk diketahui, ICSB Indonesia Presidential Award 2019 atas prakarsa ICSB Indonesia dan MarkPlus, Inc. dengan dukungan Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah Republik Indonesia.

ICSB sendiri merupakan organisasi non-profit dunia yang mempunyai tujuan untuk melanjutkan pendidikan manajemen bagi pengusaha dan usaha kecil menengah. Dewan ini didirikan pada tahun 1956 ini membantu meningkatkan pengetahuan dari usaha kecil menengah untuk sukses dan memberikan dampak ekonomi dan sosial, bagi kemakmuran suatu negara.

Keanggotaan organisasi ini terdiri dari 4 pilar Utama ICSB, yaitu Academician, Researcher, Policy Maker dan Business Practitioner. Pada saat ini telah terdaftar 80 chapter negara yang menjadi anggota ICSB termasuk ICSB Indonesia sebagai afiliasi yang baru dibentuk di dalamnya. (*)


Comments are closed.