Informasi PMB 2026 : Pendaftaran Gelombang 2 dibuka! Hubungi Kami

  • By Humas Unisla
  • (0) comments
  • 25 June 2026

Dari Prototipe IPA hingga Etnomatematika, Mahasiswa PGMI UNISLA Pamerkan Luaran Pembelajaran

LAMONGAN, — Mahasiswa Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) Fakultas Agama Islam Universitas Islam Lamongan (Unisla) menampilkan beragam luaran pembelajaran dalam PGMI Showcase & Exhibition 2026 di halaman Gedung D UNISLA, Rabu (24/6). Karya yang dipamerkan mencakup prototipe IPA, media pembelajaran berbasis daur ulang, inovasi pangan lokal, hingga perangkat ajar etnomatematika berbasis budaya Lamongan.

Pameran itu menghadirkan hasil belajar mahasiswa semester 2, 4, 6, dan 8 pada semester genap tahun akademik 2025/2026. Melalui karya-karya tersebut, mahasiswa tidak hanya menunjukkan penguasaan materi kuliah, tetapi juga kemampuan menerjemahkan konsep menjadi media, produk, dan perangkat pembelajaran yang dapat digunakan di kelas.

Mahasiswa semester 2, misalnya, memamerkan 12 prototipe IPA, antara lain alat pendeteksi ketinggian air sungai, roket hidrolik, alat penjernih air, smart moss tower, dan miniatur kursi terbang listrik. Pada mata kuliah Al-Qur’an Hadis, mereka juga menyusun tiga buku pembelajaran Al-Qur’an Hadis dan tajwid yang dirancang interaktif untuk siswa madrasah ibtidaiyah.

Selain itu, mahasiswa semester 2 menghasilkan buku bacaan cerita Islami melalui mata kuliah Sejarah Kebudayaan Islam (SKI) MI. Buku-buku tersebut memuat kisah tokoh-tokoh Islam dan disusun sebagai bahan bacaan pendamping bagi siswa sekolah dasar.

Pada semester 4, luaran pembelajaran diwujudkan dalam 15 media pembelajaran matematika dan 16 media literasi Bahasa Indonesia. Seluruh media dibuat dari bahan daur ulang yang mudah ditemukan di sekitar, seperti kardus, koran, majalah, stik es krim, botol plastik, tutup botol, kain perca, dan bahan alam lainnya. Pendekatan itu menunjukkan upaya mahasiswa merancang media belajar yang murah, kontekstual, dan mudah direplikasi di sekolah.

Sementara itu, mahasiswa semester 6 menghadirkan 14 inovasi pangan berbasis potensi lokal melalui mata kuliah Kewirausahaan. Bahan seperti ubi, tape, murbei, pisang, bunga telang, ikan bader, dan tahu diolah menjadi produk bernilai tambah, di antaranya klepon ubi isi cokelat, mochi murbei, dan minuman bunga telang. Produk-produk itu memperlihatkan bahwa pembelajaran kewirausahaan tidak berhenti pada teori bisnis, tetapi diarahkan pada pengembangan kreativitas, pengolahan sumber daya lokal, dan penciptaan nilai ekonomi.

Luaran pembelajaran pada semester 8 berangkat dari penelitian dan pengembangan (research and development/R&D). Mahasiswa menampilkan alat peraga, komik, dan lembar kerja peserta didik (LKPD) etnomatematika yang mengangkat unsur budaya Lamongan, seperti makanan tradisional jumbrek, Masjid Agung Lamongan, dan Masjid Sendang Duwur. Karya tersebut menunjukkan upaya menghubungkan pembelajaran matematika dengan konteks budaya lokal agar lebih dekat dengan pengalaman belajar siswa.

Ketua pelaksana kegiatan, Dr Kiky Chandra SA, M.Pd, mengatakan pameran itu menjadi ruang bagi mahasiswa untuk mempublikasikan hasil belajar mereka kepada publik. Menurut dia, karya yang ditampilkan merupakan bentuk latihan bagi mahasiswa untuk menyusun, menguji, dan mengomunikasikan produk pembelajaran yang mereka kembangkan selama kuliah.

Kepala Program Studi PGMI Unisla, Musa’adatul Fithriyah, M.Pd.I, menilai pameran itu penting karena memperlihatkan bahwa proses pembelajaran di perguruan tinggi tidak berhenti pada pemahaman konsep. Mahasiswa, kata dia, perlu didorong untuk menghasilkan karya yang merefleksikan kompetensi pedagogik, kreativitas, kemampuan komunikasi, dan kepekaan terhadap konteks lokal.

Melalui pameran itu, luaran pembelajaran mahasiswa PGMI Unisla diposisikan bukan sekadar tugas perkuliahan, melainkan sebagai cermin proses pembentukan calon guru sekolah dasar yang belajar merancang media, menyusun bahan ajar, mengembangkan inovasi, dan mengaitkan pembelajaran dengan kebutuhan nyata di lapangan.

Humas Unisla

previous post next post

© Universitas Islam Lamongan