Tim PHP2D Himapet Arstyc Unisla Geber Program Desa Mandiri Sampah 2025



Empat tim dari Universitas Islam Lamongan (Unisla) berhasil lolos pendanaan untuk Program Holistik Pembinaan dan Pemberdayaan Desa (PHP2D) tahun 2021 dari Ditjen Belmawa Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Riset dan Teknologi.

Mereka berhasil menyisihkan ribuan tim dari berbagai kampus di Indonesia. Satu di antara empat tim dari Unisla adalah Tim Arstyc Unisla yang menjadi wadah dari Himpunan Mahasiswa Peternakan (Himapet), Fakultas Peternakan Unisla.

Program dengan judul “Mewujudkan Desa Mandiri Sampah dengan Pemberdayaan Masyarakat Melalui Pengolahan Sampah Organik Pasar dan Rumah Tangga Berbasis Multi Budidaya Terintegrasi di Desa Sekaran, Kecamatan Sekaran, Kabupaten Lamongan”.

M. Kafid ketua tim PHP2D Himapet Arstyc mengatakan, dalam menjalankan program, timnya akan bersinergi bersama BUMDes Desa Sekaran.

“Untuk langkah awal, kita laksanakan kegiatan sosialisasi, baik secara tatap muka maupun secara dalam jaringan,” ucap Kafid, Sabtu, (28/8/2021).

Tim PHP2D Himapet Arstyc, kata Kafid, mengajak masyarakat untuk cerdas dalam pengelolaan sampah dengan cara pemilahan sampah dimulai dari rumah melalui Tempat Pengelolaan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R).

“Melalui budidaya larva BSF sebagai agen biokonversi sampah organik yang diintegrasikan dengan budidaya lele dan ayam joper,” ujarnya.

Kafid berharap, dengan adanya program ini, permasalahan sampah organik yang selama ini belum terolah dengan baik dapat menjadi solusi bagi Desa Sekaran.

“Sehingga, kegiatan yang sejalan dengan visi Desa Sekaran untuk menjadi Desa Mandiri Sampah 2025 dapat terwujud,” ucapnya. (*)


Comments are closed.