Informasi PMB 2026 : Pendaftaran Jalur PMDK dibuka! Hubungi Petugas PMB 
Kabupaten Lamongan merupakan daerah penghasil ikan, baik itu ikan tangkap dan budidaya, serta menjadi daerah yang memiliki ragam masakan khas, termasuk masakan berbahan dasar ikan. Potensi itu, menjadi peluang besar bagi generasi milenial Lamongan untuk tampil terampil mengolah hasil perikanan dan mengembangkannya menjadi lahan bisnis.
Untuk itu, Fakultas Perikanan (Faperik) Universitas Islam Lamongan (Unisla) membekali mahasiswanya materi dan praktik pengolahan hasil perikanan yang dikemas dalam workshop dengan tema “Workshop Pengolahan Hasil Perikanan untuk Generasi Milenial”, Sabtu, (5/2/2022).
Kegiatan yang diikuti oleh Dengan menghadirkan Antok Abrianto, Ketua Umum APPMJ (Akselerasi Makanan dan Minuman Jawa Timur), sekaligus owner Sambal Brinto dan Chef Farikh, alumni Surabaya Hotel School, membuat puluhan mahasiswa Faperik Unisla antusias mengikutinya.
Ketua Panitia Workshop Faperik Unisla, Mukti Ali, menjelaskan workshop ini adalah cara untuk membekali mahasiswa dalam berwirausaha, khususnya usaha pengolahan hasil Perikanan.
“Juga untuk memberikan wawasan dan pelatihan berwirausaha dalam hal harga pokok penjualan dan bagaimana cara mengelola e-Commerce,” kata Mukti.
Menurut Mukti, dengan pelatihan ini, mahasiswa dapat memberikan nilai tambah pada komoditas kelautan dan perikanan.
“Saya berharap, dengan dibekali pengetahuan dan keterampilan yang disampaikan dalam workshop ini, para mahasiswa kelak setelah lulus bisa menciptakan peluang-peluang bisnis di industri kreatif bidang perikanan,” ucap Mukti.
Lebih lanjut Mukti mengatakan, selain dibekali materi, para mahasiswa juga dibekali pelatihan skill memasak, mengolah hasil perikanan, dan memasarkan produk secara online melalui beberapa marketplace digital. “Mengingat Usaha kuliner online, menjadi solusi usaha di masa pandemi covid-19,” ujarnya. (*)
© Universitas Islam Lamongan