Enter your keyword

post

Bersama Pokdarwis Desa Pataan, Unisla Sulap Kidang Jadi Ice Cream dan Keripik Pisang

Bersama Pokdarwis Desa Pataan, Unisla Sulap Kidang Jadi Ice Cream dan Keripik Pisang

Universitas Islam Lamongan (Unisla) bersama Pokdarwis (Kelompok Sadar Wisata) Desa Pataan, Kecamatan Sambeng, Lamongan, Jawa Timur berhasil membuat inovasi produk makanan basah dan kering berbahan pisang merah atau sering dikenal dengan nama kidang.

Untuk makanan basah dibuat ice cream, sedangkan untuk makanan kering dibuat keripik pisang. Kedua produk tersebut saat ini secara sah telah diproduksi CV. Airlangga yang usahanya terdaftar di P-IRT dengan No. 2143524012327-26.     

Untuk diketahui bahwa, kidang merupakan buah yang istimewa banyak didapatkan di Desa Pataan, Kecamatan Sambeng. Karena kidang telah  dibudidayakan oleh masyarakat setempat, tepatnya di dekat Situs Candi Pataan dan Taman Airlangga.  

“Melalui Sosialisasi dan Bimtek Star Up Inovasi Masyarakat, kita (Unisla) bersama Pokdarwis setempat mengelola kidang menjadi produk ice cream dan keripik pisang,” kata Abid Muhtarom kepada TIMES Indonesia, Senin (27/12/2021).

Abid mengaku, mulai bulan Januari 2022 akan memproduksi ice cream dan keripik pisang dalam jumlah besar. “Bulan depan, kita akan produksi dalam skala besar,” ujar pria yang juga direktur CV Airlangga.    

Mulai dari produksi sampai packaging, diungkapkan Abid, usaha ini telah didanai oleh BRIN (Badan Riset dan Inovasi Nasional). Sedangkan Unisla, menurutnya, juga turut membantu dalam pelatihan mulai produksi sampai proses mengemas serta memasarkan baik secara offline maupun online.

“Untuk produk ice cream, dana tersebut bisa dibelikan mesin mixer hingga mesin produksi. Sedangkan untuk keripik pisang, Pokdarwis telah membeli mesin vacuum frying buah yang mampu menggoreng pisang dengan hampa udara. Sehingga menghasilkan keripik pisang yang renyah, rasa buah pisang merah atau kidang tidak hilang dan enak tentunya,” tutur Abid, salah satu Dosen Unisla. (*)