Informasi PMB 2026 : Pendaftaran Jalur PMDK dibuka! Hubungi Petugas PMB 
Vietnam – Universitas Islam Lamongan (Unisla) kembali menunjukkan eksistensinya di kancah internasional dengan menghadiri The 22nd International Symposium on Management (INSYMA) yang diselenggarakan oleh Asosiasi Ilmuwan Manajemen bekerja sama dengan Universitas Surabaya. Acara prestisius ini berlangsung di Ho Chi Minh University of Banking, Saigon, Vietnam pada tanggal 12-18 Mei 2025. (13/05/2025)
Unisla menjadi satu-satunya perguruan tinggi dari Kabupaten Lamongan yang hadir dalam ajang internasional ini. Kehadiran Unisla diwakili oleh Wakil Rektor II, Dr. Nurul Badriyah, SE., S.Pd., MM., M.Pd., bersama Dr. Titin, SE., MM. Mereka bergabung dengan para perwakilan dari berbagai perguruan tinggi ternama di Indonesia, seperti Universitas Negeri Malang, Universitas Merdeka Malang, Universitas Ciputra Surabaya, Universitas Kristen Petra Surabaya, dan STIE Mojokerto, serta sejumlah universitas dari luar negeri termasuk Vietnam, Malaysia, Filipina, dan Angola.
Dalam sambutan pembukaan, Rektor Ho Chi Minh University of Banking, Prof. Dr. Nguyen Duc Trung, menegaskan kesiapan pihaknya dalam membangun kerja sama internasional baik dengan pemerintah Vietnam maupun institusi pendidikan tinggi dari luar negeri. Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi, khususnya dengan institusi di wilayah Vietnam Selatan, dalam pengembangan pendidikan tinggi dan implementasi Panca Dharma Perguruan Tinggi.
Wakil Rektor II Unisla, Dr. Nurul Badriyah, menyampaikan bahwa keikutsertaan Unisla dalam forum ini merupakan langkah strategis untuk mendorong internasionalisasi kampus. “Alhamdulillah, ini merupakan momen yang sangat berharga bagi Universitas Islam Lamongan. Kami merasa bangga bisa menjadi satu-satunya perguruan tinggi dari Kabupaten Lamongan yang turut serta dalam forum ilmiah internasional ini. INSYMA ke-22 menjadi ruang strategis bagi Unisla untuk menampilkan eksistensinya di kancah global,” ujarnya.
Selain mengikuti rangkaian simposium, perwakilan Unisla juga menjalin komunikasi dan membangun jejaring internasional dengan berbagai pihak, termasuk dengan Konsulat Jenderal bidang Pendidikan dan Kebudayaan di Vietnam, Adi Guna Setiawan. Dalam pertemuan tersebut, beliau menyampaikan kesiapannya untuk memfasilitasi Unisla apabila ingin membangun kerja sama dengan pemerintah Vietnam maupun perguruan tinggi di wilayah Vietnam Selatan.
Bagi para akademisi dan ilmuwan, khususnya di bidang manajemen dan ekonomi, forum ini menjadi momentum penting dalam memperluas jejaring global, memperkuat Panca Dharma Perguruan Tinggi, serta mendorong kontribusi aktif dalam perkembangan keilmuan dunia.
Kehadiran Unisla dalam forum internasional ini diharapkan dapat membuka lebih banyak peluang kerja sama akademik dan memperkuat posisi Unisla di tingkat regional maupun global.
© Universitas Islam Lamongan