Informasi PMB 2026 : Pendaftaran Gelombang 2 dibuka! Hubungi Kami

  • By Humas Unisla
  • (0) comments
  • 14 July 2026

Ekonomi Syariah FAI Unisla Jadi Rujukan Benchmarking Universitas Islam Syarifuddin Lumajang

Lamongan, 9 Juli 2026 – Program Studi Ekonomi Syariah Fakultas Agama Islam (FAI) Universitas Islam Lamongan (Unisla) menjadi tujuan benchmarking Universitas Islam Syarifuddin (Unisya) Lumajang dalam upaya memperkuat sistem penjaminan mutu, tata kelola, dan peningkatan akreditasi. Kegiatan yang berlangsung pada Kamis (9/7/2026) tersebut dilaksanakan di Gedung A Unisla.

Rombongan Universitas Islam Syarifuddin dipimpin langsung oleh Rektor Unisya, Drs. KH. Satuyar, M.A., didampingi jajaran pimpinan universitas, Wakil Rektor, Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI), Lembaga Penjaminan Mutu (LPM), serta para dosen Program Studi Ekonomi Syariah FEBI Unisya.

Kegiatan benchmarking ini menjadi wadah berbagi pengalaman dan praktik baik dalam pengelolaan program studi, khususnya terkait implementasi sistem penjaminan mutu, tata kelola kelembagaan, serta strategi peningkatan mutu menuju akreditasi yang unggul.

Dalam sambutannya, Rektor Universitas Islam Syarifuddin, Drs. KH. Satuyar, M.A., menegaskan bahwa kunjungan tersebut merupakan bagian dari komitmen institusinya untuk terus belajar dari perguruan tinggi lain yang telah menunjukkan berbagai capaian.

“Kunjungan kami ke Unisla adalah untuk belajar dan memperbaiki tata kelola kelembagaan, khususnya terkait berbagai capaian akreditasi. Kami berharap dapat memperoleh banyak pengalaman dan praktik baik yang dapat diimplementasikan di Universitas Islam Syarifuddin,” ujarnya.

Sementara itu, Rektor Unisla, Dr. H. Abdul Ghofur, M.Si., menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan Unisya kepada Unisla sebagai mitra benchmarking. Menurutnya, sinergi antarpengelola perguruan tinggi menjadi kunci dalam meningkatkan kualitas pendidikan tinggi Islam di Indonesia.

“Sesama pengelola perguruan tinggi harus saling berkolaborasi dan berbagi pengalaman. Kemajuan pendidikan tinggi tidak dibangun melalui persaingan semata, tetapi melalui kerja sama untuk saling menguatkan,” tegasnya.

Pada sesi inti, Dekan Fakultas Agama Islam Unisla, Hepi Ikmal, memaparkan berbagai aspek tata kelola fakultas beserta capaian yang telah diraih. Paparan tersebut meliputi sistem tata kelola kelembagaan, kondisi dan pengembangan sumber daya dosen, capaian jabatan fungsional, peningkatan kualifikasi pendidikan dosen, produktivitas penelitian dan pengabdian kepada masyarakat, hingga berbagai aktivitas kerja sama dan kegiatan internasional yang telah dilaksanakan.

Selain itu, diskusi juga difokuskan pada pengelolaan Program Studi Ekonomi Syariah sebagai salah satu program studi yang terus mengembangkan budaya mutu melalui implementasi Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI), penguatan dokumen akreditasi, serta peningkatan kinerja tridarma perguruan tinggi.

Suasana diskusi berlangsung interaktif. Kedua belah pihak saling bertukar pengalaman mengenai strategi pengembangan program studi, penguatan budaya mutu, pengelolaan dokumen akreditasi, hingga inovasi dalam meningkatkan kualitas layanan akademik.

Melalui kegiatan benchmarking ini, diharapkan terjalin kerja sama yang lebih erat antara Universitas Islam Syarifuddin Lumajang dan Universitas Islam Lamongan, khususnya dalam pengembangan Program Studi Ekonomi Syariah serta penguatan tata kelola perguruan tinggi yang adaptif, akuntabel, dan berorientasi pada peningkatan mutu berkelanjutan. Kegiatan tersebut sekaligus menegaskan peran Program Studi Ekonomi Syariah FAI Unisla sebagai salah satu rujukan bagi perguruan tinggi Islam dalam pengembangan sistem penjaminan mutu, tata kelola, dan strategi peningkatan akreditasi.

Humas Unisla

previous post next post

© Universitas Islam Lamongan