Informasi PMB 2026 : Pendaftaran Jalur PMDK dibuka! Hubungi Petugas PMB

  • By unisla
  • (0) comments
  • 25 May 2026

Dosen Fakultas Hukum Unisla Bicara Wasbang di Hadapan Kepala Sekolah se- Lamongan

LAMONGAN – Dosen Fakultas Hukum Universitas Islam Lamongan (Unisla), sekaligus Ketua Jejaring Panca Mandala Joko Tingkir Lamongan, Suisno, hadir sebagai salah satu pemateri dalam Sosialisasi Kebangsaan selama 2 hari (24-25 Juni 2024).

Kegiatan yang digelar oleh Densus 88 Anti-Teror Polri bekerja sama dengan Bakesbangpol, dan Dinas Pendidikan Lamongan itu diikuti oleh kepala sekolah, guru, dan pengawas SD, SMP, SMA/SMK dari Kabupaten Lamongan. Selasa, (25/6/2024).

Suisno mengatakan, kegiatan ini untuk menyampaikan definisi intoleransi, radikalisme, ekstremisme, dan terorisme (IRET) di lingkungan sekolah.

Dalam kesempatan itu, Suisno berkesempatan menyampaikan materi tentang Wawasan Kebangsaan.

Menurutnya, wawasan Kebangsaan adalah konsep yang mengajarkan tentang pentingnya persatuan, toleransi, dan cinta tanah air di kalangan masyarakat.

“Konsep ini menjadi semakin penting untuk disosialisasikan guna mencegah penyebaran IRET khususnya di lingkungan sekolah. Terlebih generasi muda rentan terpapar IRET karena pengawasan yang lemah,” ujarnya.

Ia melanjutkan, generasi Z yang tumbuh dan berkembang bersama kemajuan teknologi lebih mudah menerima informasi.

“Karena itu, mereka lebih rentan terpapar paham-paham IRET yang bisa masuk melalui perkembangan teknologi,” ucapnya.

Ketika ada berita kelompok Islam yang menjaga gereja, sambungnya, orang yang terpapar pemahaman intoleransi akan menyikapinya dengan negatif.

“Karena menurutnya haram bagi umat Muslim menjaga tempat ibadah agama lain. Padahal, jika dilihat dari perspektif kebangsaan, apa yang dilakukan oleh kelompok tersebut adalah termasuk menjaga Indonesia dan kebhinekaan,” tuturnya.

unisla

previous post next post

© Universitas Islam Lamongan