Informasi PMB 2026 : Pendaftaran Jalur PMDK dibuka! Hubungi Petugas PMB 

Pasuruan – Program Studi (Prodi) Peternakan Universitas Islam Lamongan (Unisla) berpartisipasi dalam acara penting yang diinisiasi oleh Kementerian Pertanian pada Kamis, 14 November 2024, bertempat di Halaman Graha Maslahat Komplek Perkantoran Pemerintahan Kabupaten Pasuruan. Acara yang dipimpin oleh Menteri Pertanian RI, Andi Amran Sulaiman, mengusung agenda penandatanganan Memorandum of Understanding (MOU) antara peternak dan Industri Pengolahan Susu (IPS), serta Gerakan Minum Susu Serentak bersama anak sekolah.
Hadirnya Prodi Peternakan Unisla dalam kegiatan ini mencerminkan komitmen mereka dalam mendukung kolaborasi antara peternak dan sektor industri untuk meningkatkan kesejahteraan peternak lokal serta memperkuat daya saing produk susu nasional.
Wakil Dekan 3 Fakultas Peternakan Unisla, Anik Fadlilah, yang turut menghadiri acara tersebut, menyampaikan pentingnya sinergi antara peternak dan industri pengolahan susu. “Kegiatan ini merupakan langkah nyata untuk mendorong kemitraan yang saling menguntungkan. Peternak lokal berperan besar dalam menyuplai kebutuhan susu nasional, dan dukungan dari industri pengolahan sangat penting agar mereka dapat terus berkembang. Kami di Unisla siap mendukung kolaborasi ini melalui penelitian, pendampingan, dan penguatan kapasitas peternak untuk menghasilkan susu berkualitas,” ujarnya.

Anik juga menambahkan bahwa keterlibatan mahasiswa dan akademisi dalam gerakan seperti ini menjadi pengalaman berharga dalam memahami tantangan dan potensi di sektor peternakan nasional.
Dalam sambutannya, Menteri Pertanian RI, Andi Amran Sulaiman, menekankan pentingnya sinergi dan kolaborasi semua pihak dalam pengembangan industri susu nasional. Beliau menyatakan bahwa apabila peternak menghadapi kendala atau permasalahan dalam kemitraan dengan industri pengolahan susu, mereka diminta untuk segera melaporkannya kepada pemerintah daerah hingga pemerintah pusat agar solusi yang tepat dapat diambil.
“Peternak adalah garda terdepan dalam penyediaan susu segar bagi masyarakat. Jika ada hambatan yang dirasakan, jangan ragu untuk mengomunikasikannya kepada pemerintah. Kami siap mendukung dan memberikan solusi,” tegasnya. Menteri Pertanian juga mengajak semua pihak, termasuk peternak, industri, dan masyarakat, untuk terus mendukung gerakan minum susu yang akan membawa dampak positif bagi kesehatan generasi muda dan pertumbuhan sektor peternakan.
© Universitas Islam Lamongan