Informasi PMB 2026 : Pendaftaran Jalur PMDK dibuka! Hubungi Petugas PMB

  • By unisla
  • (0) comments
  • 4 February 2026

Bupati Lamongan Berharap Unisla Kembali Fokus Tri Darma Perguruan Tinggi

Universitas Islam Lamongan (Unisla) telah menjadi ikonik (kebanggaan) masyarakat Kabupaten Lamongan. Untuk itu Unisla diharapkan bisa kembali fokus menjalankan Tri Darma Perguruan Tinggi.

Artinya, Unisla diharapkan bisa menjalankan tiga kewajiban yang terdapat dalam perguruan tinggi. Yakni Pendidikan dan Pengajaran, Penelitian dan Pengembangan serta Pengabdian kepada Masyarakat.

Hal ini disampaikan Bupati Lamongan Yuhronur Efendi usai menerima Akta Notaris dan SK AHU yang dikeluarkan Kemenkumham RI terkait Pengurus YPPTI Sunan Giri Lamongan yang terakhir di Ruang Kerja Pendopo Lokatantra, Selasa (13/6/2023).

“Karena persoalan internal sudah dianggap selesai dengan adanya perubahan kepengurusan baru yang telah disempurnakan. Saya berharap agar Unisla bisa kembali fokus pada Tri Darma Perguruan Tinggi,” ucap Pak Yes.

Pak Yes mengemukakan, bagaimanapun juga Kampus Hijau sebutan Unisla telah menjadi ikonik masyarakat Kabupaten Lamongan. “Karena Unisla juga turut membantu pemerintah dalam menyiapkan SDM (sumber daya manusia) bagi Lamongan,” ujarnya.

Seperti diketahui, susunan kepengurusan YPPTI Sunan Giri Lamongan yang terakhir telah disahkan melalui Akta Notaris No. 88 tanggal 26 Mei 2023 oleh pejabat notaris Muhammad Kholid Artha, S. H dari Jakarta Selatan. Dan terbitnya SK AHU yang dikeluarkan oleh  Kemenkumham RI. Dan YPPTI Sunan Giri Lamongan merupakan Badan Penyelenggara yang menaungi Unisla.

Sementara itu, Ketua Pengurus YPPTI Sunan Giri Lamongan Bambang Eko Muljono menyampaikan, kedatangannya bersama pembina, pengurus dan pengawas yayasan menemui orang satu di Lamongan.

“Kita beserta PJ Rektor dan Wakil Rektor Unisla ini untuk melaporkan susunan kepengurusan yayasan yang terakhir dan terdaftar di Kementerian Hukum dan Ham (Kemenkumham) RI,” kata Bambang.

Bambang mengungkapkan, alasan pihaknya melaporkan susunan kepengurusan YPPTI Sunan Giri Lamongan kepada Pak Yes karena universitas yang dinaungi yayasan tersebut bagian dari Lamongan.

“Seperti yang disampaikan Pak Yes, Unisla sudah menjadi ikonik masyarakat Lamongan. Jadi sudah barang tentu Unisla adalah bagian dari Lamongan. Untuk itulah kami melaporkan susunan yayasan yang terakhir ke Pak Yes,” ujarnya.

Selain itu, Bambang juga menyampaikan, perkembangan terakhir YPPTI Sunan Giri Lamongan dan Unisla. Menurutnya, Bupati Lamongan sudah memahami pihaknya sedang dalam penyelesaian masalah internal.

“Pak Yes bersyukur dan mengucapkan terima kasih karena kita sudah menyelesaikan susunan kepengurusan sampai ke Kemenkumham RI. Pak Yes juga berkata, masalah internal harap diselesaikan secara baik,” ucapnya.

Pesan Bupati Lamongan yang kedua, Bambang mengungkapkan, agar Unisla tetap terus menjalan Tri Darma Perguruan Tinggi. Karena Unisla, menurutnya, telah membantu pemerintah dalam mencerdaskan kehidupan bangsa dengan menyiapkan SDM.

“Bagaimanapun juga Unisla sudah turut serta membantu pemerintah menyiapkan SDM yang bisa menjadi perhatian dunia. Jadi jangan sampai Tri Darma Perguruan Tinggi terganggu,” katanya

Bambang menambahkan, Unisla dibeberapa hari yang lalu telah bekerjasama dengan Perguruan Tinggi di Taiwan, yakni Prof Dr. Yu-Chun Wang. Guru Besar tersebut merupakan pakar mengenai sanitasi dan air tanah.

“Program Studi (Prodi) Kesehatan Lingkungan (Kesling) Unisla menggandeng PT. Kencana Maju Bersama dan Chung Yuan Christian University, Taiwan Untuk mengendalikan dan mencegah penyakit diare di masyarakat,” ujarnya.

Selain itu, Bambang menyampaikan, mahasiswa magister PAI Unisla telah mempresentasikan hasil kajiannya dalam seminar internasional.

“Kegiatan Unisla dalam menjalankan Tri Darma Perguruan Tinggi akan tetap terus berjalan, baik itu nasional maupun internasional,” tutur Bambang. (*)

 

unisla

previous post next post

© Universitas Islam Lamongan