Mulai Semester Genap Tahun Akademik 2012-2013 mahsiswa UNISLA mendapat mata kuliah Anti Kurupsi.  Untuk itu selama dua hari pada tanggal 2-3 Maret 2013 yang lalu 18 orang Calon Dosen pengampu Mata Kuliah Pendidikan Anti Kurupsi mendapatkan pembekalan materi di Kampus UNISLA. Mata kuliah berbobot 2 SKS dan bersifat wajib di UNISLA ini diberikan dalam rangka Pembangunan Anti Curuption Character Building. Pertimbangan yang diberikan dalam rapat perubahan kurikulum ini dilandasi suatu keadaan dimana Indonesia memeiliki citra buruk akibat korupsi dalam pergaulan internasional. Kesan buruk ini mengakibatkan rasa rendah diri saat berhadapan dengan negara lain dan kehilangan kepercayaan pihak lain. Ketidakpercayaan pelaku bisnis dunia pada birokrasi mengakibatkan investor luar negeri berpihak ke negara-negara tetangga yang dianggap memiliki iklim yang lebih baik.

Korupsi dipandang sebagai kejahatan luar biasa (extra ordinary crime) yang oleh karena itu memerlukan upaya luar biasa pula untuk memberantasnya. Upaya pemberantasan korupsi – yang terdiri dari dua bagian besar, yaitu penindakan dan pencegahan – tidak akan pernah berhasil optimal jika hanya dilakukan oleh pemerintah saja tanpa melibatkan peran serta masyarakat. Oleh karena itu tidaklah berlebihan jika mahasiswa – sebagai salah satu bagian penting dari masyarakat yang merupakan pewaris masa depan – diharapkan dapat terlibat aktif dalam upaya pemberantasan korupsi di Indonesia.

Keterlibatan mahasiswa dalam upaya pemberantasan korupsi tentu tidak pada upaya penindakan yang merupakan kewenangan institusi penegak hukum. Peran aktif mahasiswa diharapkan lebih difokuskan pada upaya pencegahan korupsi dengan ikut membangun budaya antikorupsi di masyarakat. Mahasiswa diharapkan dapat berperan sebagai agen perubahan dan motor penggerak gerakan antikorupsi di masyarakat. Untuk dapat berperan aktif, mahasiswa perlu dibekali dengan pengetahuan yang cukup tentang seluk beluk korupsi dan pemberantasannya. Yang tidak kalah penting, untuk dapat berperan aktif mahasiswa harus dapat memahami dan menerapkan nilai-nilai antikorupsi dalam kehidupan sehari-hari.

In Tak Berkategori. Bookmark the permalink.