987 calon Mahasiswa Universitas Islam Lamongan dikukuhkan Rektor UNISLA sebagai Mahasiswa UNISLA tahun akademik 2008-2009. Dalam sambuatan penutupan OSPEK UNISLA 2008, Rektor UNISLA, Drs.KH.Achmad Mudlor, SH., menyatakan bahwa mahasiswa baru UNISLA adalah yang terbanyak di Jawa Timur Sebelah Barat Utara. Hal ini membuktikan bahwa keberadaan UNISLA dan proses belajar mengajar didalamnya diterima masyarakat. Proses belajar mengajar di UNISLA tidak instan sebagaimana suatu PTS yang diberitakan di koran akhir-akhir ini, tetapi proses belajar mengajar di UNISLA benar-benar dilakukan sesuai dengan peraturan yang berlaku dan dalam rangka penyiapan Sumber Daya Manusia yang kompeten dibidangnya yaitu yang mampu secara akademik dan adaptable terhadap kebutuhan stakehorders. OSPEK UNISLA 2008 dilakukan pada hari Sabtu dan Minggu tanggal 11-12 Oktober 2008 dengan tema "Bangkit Mahasiswa selamatkan Bangsa". Selain informasi seputar apa dan bagaimana belajar di Kampus UNISLA, maka mahasiswa baru UNISLA juga menerima materi dari para pakar antara lain DR. Suparto Wijoyo<SH.,MHum, pakar Hukum Lingkungan yang berasal dari Desa Weduni, Kecamatan Deket, Lamongan. Sedianya BEM UNISLA juga menghadirkan Prof.DR. Kacung Marijan, namun karena yang bersangkutan harus ke Australia, terpaksa kehadiran Pakar Ilmu Politik yang berasal dari Desa Jubel Lor, Sugio, Lamongan untuk sementara ditunda.

In Tak Berkategori. Bookmark the permalink.